Breaking

Sunday, September 9, 2018

Hoaks Soal Gus Sholah Dukung Prabowo-Sandi serta Dukung Khilafah


KH Salahuddin Wahid atau dikenal dengan nama Gus Sholah jadi korban hoaks pendukung Prabowo dan HTI. Dalam sebuah poster atau meme baru-baru ini menyebutkan bahwa Gus Sholah memastikan NU mendukung Prabowo-Sandi pada Pilpres 201.

Berita itu seolah-oleh jadi headline di media Republika dan para pengusung #2019GantiPresiden dengan antusias menyambutnya. Kabar gembira itu kontan langsung disambar para netizen pendukung Prabowo-Sandi.

Irfan Wahid atau Ipang Wahid, anak Kiai Haji Salahudin Wahid (Gus Sholah) langsung bereaksi, menegaskan hal itu itu adalah hoaks, via akun Twitternya, yang memberikan pernyataan sebagai berikut:

Beredar viral meme pernyataan @Gus_Sholah mendukung capres tertentu, (seolah judul headline berita di @Republikaonline ) Saya pastikan itu HOAX. Tks. @ipangwahid.

Dari Gus Sholah juga sudah keluar pernyataan resmi sebagai berikut.

''Berita itu tidak benar. Saya tidak pernah ngomong seperti itu. Masyarakat tidak perlu terburu-buru. Saya belum menentukan pilihan, karena belum tahu calon mana yang paling baik bagi rakyat.''

Selain itu, Ipang sudah mendapat penjelasan langsung dari Dirut PT Republika Media Mandiri Agoosh Yoosran karena meme itu menampilkan seolah-olah berita hoaks itu berasal dari Republika.

''Republika tidak pernah membuat framing seperti dalam meme ini. Jadi Republika sama sekali tidak pernah mengeluarkan framing seolah-olah ada pernyataan dari Pak Kyai,'' demikian petikan penjelasan Agoosh kepada Ipang seperti dilansir MediaIndonesia.

Penulis coba menelusuri jejak digital di Republika.com sejauh ini tidak ada berita tersebut. Jadi ada yang mengedit berita tersebut, modus yang seringkali dilakukan dengan mencatut media-media nasional .

Framing fitnah entah siapa yang membuatnya, mau mengklaim dan mencatut nama besar Gus Sholah serta NU yang seolah memberikan dukungan sepenuhnya pada Prabowo-Sandi. Klaim yang nampaknya panik dan ketakutan melihat elektabilitas Jokowi yang terus melambung untuk lanjut dua periode.

Berita atau serangan hoaks lama yang terus didaur ulang juga menyerang Gus Sholah dengan judul”Seruan KHILAFAH dari Ponpes Tebu Ireng, UMAT BUTUH KHILAFAH. Terlihat meme yang menampilkan foto Gus Sholah dan berita tentang dukungannya untuk Khilafah.



Adalah kader HTI Imam Ma’ruf dan Tjaswanto Satrio Alfatih dalam akun Facebooknya yang menyebarkan foto Gus Sholah sedang berpidato di dalam acara HTI dengan latar belakang bendera syahadat khas HTI.

Berita itu sudah diklarifikasi oleh tim Tebuireng Online yang menemukan jejak foto tersebut diambil pada 2013 lalu, saat DPD HTI Jombang mengadakan acara Halalbihalal di Aula Bachir Ahmad Gedung KH. M. Yusuf Hasyim Pesantren Tebuireng pada 7 September 2013 silam.

Sambutan Gus Sholah dipelintir seolah mendukung khilafah serta fotonya menjadi foto langganan yang selalu disebar setiap tahunnya. Ditambah bumbu-bumbu caption penuh propaganda, simpatisan HTI itu terus mencatut Gus Sholah dan menebarnya via sosmed.

Faktanya? Dalam acara tersebut di depan kader dan simpatisan HTI, Gus Sholah dengan tegas menyatakan diri menolak paham Khilafah yang diusung HTI. Seperti yang dilansir NU Online, menyebut Gus Sholah tidak setuju dengan konsep Khilafah HTI.

Gus Sholah malah mengajak simpatisan HTI berpola pikir jernih dalam forum itu. Turut serta berjuang atas nama agama, negara, dan kemanusiaan, tegas Gus Sholah, bisa dilakukan tanpa harus mendirikan sistem khilafah.

“Saya tidak mendukung, dan juga tidak menolak Khilafah. Karena, saya tidak punya wewenang itu. Silakan berwacana tentang khilafah. Tetapi kalau bergerak mendirikan khilafah, maka negara yang akan bertindak,” tandas adik kandung Gus Dur itu.

Saat menjadi pembicara dalam Pengajian Umum dan Diskusi Buku “HTI, Gagal Paham Khilafah” yang diselenggarakan oleh Komunitas Anak Peduli Bangsa (KAPB), pada Jumat (27/01/2017) di Bandung, Gus Sholah juga menegaskan sikapnya soal Khilafah.

Dari situ, mantan aktivis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) ITB tersebut, menganggap tidak perlu lagi merubah NKRI menjadi khilafah. Selain itu, Gus Sholah juga beranggapan bahwa khilafah itu belum pernah ada dan tidak akan pernah ada di dunia terutama di Indonesia, karena berpotensi menghancurkan negara.

“Kalau seumpama kita melepaskan diri dari Indonesia yang beraneka suku budaya, pemerintah seperti apa yang anda punyai? Sedangkan ratusan suku berada di negara ini dan akan terjadi pertempuran, lebih parah dari pada anda ikut Indonesia,” ungkap Gus Sholah kepada beberapa orang HTI yang hadir.

Nah, sudah jelas kan hoaks dan fitnah yang terus ditebar dua kelompok ini baik pendukung Prabowo-Sandi dan simpatisan HTI yang ingin membohongi publik agar percaya pada ;propaganda mereka. Nyatanya kebusukan mereka tak bisa ditutupi, kebenaran terus terungkap menelanjangi segala tipu daya kebohongan mereka.

Sumber :
 https://seword.com/politik/hoaks-soal-gus-sholah-dukung-prabowosandi-serta-dukung-khilafah-HkNu06WVE

#trending #politik #berita #hotberita #nasional #indonesia

No comments:

Post a Comment