Breaking

Saturday, September 29, 2018

Playboy Italia yang Bercinta dengan 6.000 Wanita Meninggal Dunia


RIMINI, NEWSWinBigLose.com — Seorang pria yang terkenal sebagai playboy dari Rimini, Italia, dilaporkan meninggal dunia pada usia 63 tahun. Maurizio Zanfanti meninggal akibat serangan jantung ketika berhubungan seks dengan seorang turis yang diduga berasal dari Romania pada Selasa malam (25/9/2018) waktu setempat.

Dilaporkan Daily Mirror, Jumat (28/9/2018), turis 23 tahun itu langsung menelepon paramedis setelah melihat kondisi Zanza, panggilan akrab Zanfanti.

Namun, petugas medis yang datang tak mampu menyelamatkannya. "Zanza meninggal ketika melakukan kemampuan terbaiknya. Bercinta dengan perempuan," ulas harian lokal Italia, Il Resto Del Carlino.

Dalam laporan media lokal, Zanfanti mengenal turis yang tak disebutkan identitasnya itu sejak beberapa tahun yang lalu.

Sebelum Zanfanti terkena serangan jantung, mereka berdua dikabarkan bercinta di dalam mobil di kawasan Via Pradella, Rimini.

Wali Kota Rimini Andrea Gnassi mengucapkan belasungkawa, dan menyebut Zanfanti sebagai seorang "legenda di dunia malam".

Zanfanti, yang dikenal sebagai Romeo dari Rimini, dilaporkan pernah berhubungan seks dengan 6.000 perempuan. Dia memulai kiprahnya sejak usia 17 tahun.

Saat itu dia bekerja di sebuah kelab malam bernama Blow Up dengan tugas membujuk para perempuan yang sedang lewat untuk mampir ke tempat itu.

Dengan wajah rupawan dan kulit seperti zaitun, tidak sulit baginya untuk membujuk para perempuan itu. Dia mengklaim tidur dengan 200 wanita di sebuah musim panas.

Di musim panas, Zanfanti bakal menghabiskan liburan di kawasan Skandinavia dan bekerja dengan sebuah agensi pariwisata setempat.

Karena pesonanya, Daily Mail memberitakan, para pemujanya di kota Swedia sampai membuat patung lilin. Di 1986, majalah L'Espresso menjulukinya " Playboy Tersukses Italia".

Dia mengaku sering mengunjungi para perempuan yang pernah berhubungan dengannya. Bahkan, dia mengaku putri mereka sering meminta untuk bertemu dengannya.

No comments:

Post a Comment