Breaking

Friday, October 5, 2018

Kutinggal Suamiku Di Taiwan Karena Aku Hamil, Suaminya Malah Tidur Dengan Wanita Lain Saat Aku Melahirkan


NEWSWinBigLose.com - Aku dan suamiku dulu pernah di Taiwan bersama, sering libur bersama dan waktu itu kehdupanku begitu romantis setiap saat, bagaimana tidak kami berdua kerja bareng dan hasilnya besar serta setiap libur kami bisa bersama.

Hingga suatu saat aku hamil dan saat usia kehamilanku 5 bulan, aku memutuskan untuk pulang ke Indonesia dan suamiku masih menetap di negeri formosa itu.

Semenjak kepulanganku, aku hanya mengandalkan uang kiriman suami yang nilainya antara 1, 5 sampai 2 juta perbulannya, aku cukup ikhlas dengan nafkah segitu dari suamiku.

Namun hubungan kami diuji, tepatnya sejak November tahun lalu suamiku tak lagi mengirimkan uang, jarang telpon dan jika hari sabtu minggu telpon selalu off tak bisa dihubungi, sms pun nggak dibalas.

Semakin parah, mulai 3 Desember semua kontak suamiku sudah tak dapat lagi dihubungi hingga membuatku kuatir dan juga was - was, secara di negeri formosa itu mudah mendapatkan tambatan hati lainnya.

Benar dugaku, 21 Maret 2018 kemarin tiba-tiba aku dipanggil pengadilan negeri dimana aku mendapat surat yang isinya suami ingin menceraikan aku.

Betapa hancurnya hatiku melihat kenyataan ini, rumah tangga yang sudah lama aku bangun kini hancur tak bersisa hingga anak menjadi korbannya.

Bahkan, anak pertamaku yang berusaha mencari ayahnya melalui facebook mendapati hal tak terduga yang membuat kami sekeluarga malu dan shok berat.

Bagaimana tidak, anakku menemukan ayahnya sedang bersama wanita lain dalam sebuah foto dikamar hotel di negeri formosa itu.

Pukulan berat itu, semakin menjadi saat anakku yang pertama melihat dengan matanya foto ayahnya tak seharusnya ada di publik facebook.

Anak keduanya pun ia belum pernah melihat dan tak mau melihat, aku sebagai istri hanya berpikir masa depan anakku.

Aku bisa saja memaafkan suamiku jika ia mau pulang dan bersama-sama merawat kedua anaknya. Walaupun sejak saat itu suamiku selalu menjelekkan aku dimana ia mengatakan jika ia adalah duda yang diusir dari rumah istrinya dan tak membawa apa-apa, cerita itu adalah bohong.

Harapan besarku ia sadar akan tanggung jawab menafkahi kedua anaknya dan jika memang berpisah, berpisah dengan baik-baik jangan sampai anak menjadi korban keegoisan orang tuanya.

Artikel ini menceritakan perjalanan Tari yang berkisah kepada redaksi dengan harapan suaminya mau pulang atau ada pihak yang bisa membantu memulangkanya  #savebmi

Sumber:
https://www.suarabmi.com/2018/04/kutinggal-suamiku-di-taiwan-karena-aku.html

No comments:

Post a Comment