Breaking

Friday, October 12, 2018

Mau masuk surga? ujar Novel, relawan Perempuan Prabowo di Jakarta Pusat, Jumat, 12 Oktober 2018.


NewsWinBigLose.com - Juru bicara Persaudaraan Alumni atau PA 212 Novel Bamukmin menyerukan untuk cinta kepada Prabowo - Sandiaga Uno agar masuk surga.

"Mau masuk surga? Cinta sama Allah? Cinta sama Rasulullah? Cinta sama Prabowo? Cinta sama Sandiaga Uno? Betul? Insya Allah masuk surga" ujar Novel, di depan relawan Perempuan Prabowo di Jakarta Pusat, Jumat, 12 Oktober 2018.

Kembali urusan surga dan neraka diseret-seret dalam pusaran politik. Nampak sekali tidak punya materi yang dapat sehatkan otak agar waras tapi sebaliknya menjadikan orang dungu tambah beringas. Isi kampanye asal njeplak yang penting teriak.

Saya jadi teringat pilgub DKI Jakarta setahun yang lalu, juga menjual surga dan neraka. Pilgub terkotor, terburuk, terparah yang pernah ada di republik ini. Nuansa SARA begitu terasa.

Baca: Gempa M2,4 Mengguncang Dieng Kabupaten Banjarnegara Pagi Ini, Sabtu 13 Oktober 2018

Seperti yang sekarang dicoba oleh Novel berteriak hingga serak dihadapan sejumlah orang yang menamakan diri relawan perempuan Prabowo ini. Wah, si Novel sedang dikelilingi emak-emak setengah abad ceritanya. Sungguh surga dunia buatnya.

Dengan kata lain Novel hendak memyampaikan sebuah pesan. Kalau pilih Prabowo-Sandi masuk surga, sebaliknya kalau pilih Jokowi-KH Ma’ruf Amin masuk neraka. Teriak Novel sambil senyum memperlihatkan giginya yang ompong.

Dan hanya orang-orang idiot yang percaya hal demikian. Surga neraka urusan masing-masing hamba dan Tuhan. Tak ada urusan dengan seseorang karena milih siapa. Dasar kebo belek’an.

Lagi pula kalau mau jujur. Diantara kedua pasangan yang maju itu, mana yang mempresentasikan ulama? Sudah pasti pasangan nomor urut 01 ada ulama. Prof. KH. Ma’ruf Amin dan tak diragukan keulamaannya.

Kemudian presiden Jokowi adalah salah satu tokoh meslim yang berpengaruh di dunia saat ini. Disebutkan the muslim 500 oleh The Royal Islamic Strategic Studies Centre yang berkedudukan di Amman, Jordania. Mereka melakukan riset yang digabungkan dengan opini publik dan pendapat para ahli dalam menentukan tokoh yang masuk dalam daftar tersebut. Presiden Jokowi nomor 16 sebagai tokoh muslim dunia. Bukan sebagai ahli agama. Tapi meliputi banyak kriteria dalam menentukan.

Nah, lalu bagaimana dengan junjungan Novel yaitu situanBesar Prabowo-Sandi sebagai tokoh apa? Jadi jangan asal njeplak soal surga dan neraka. Macam sudah pernah berwisata ke sana saja.

Dan yang bikin perut mules atas ulah Novel ini adalah membawa nama Allah Swt dan Rasul pula, untuk urusan dukung mendukung pasangan dalam pilpres. Semangat boleh, menunjukkan kesetiaan pada si tuanBesar apalagi tapi kalau Tuhan kok diajak serta dalam kampanye hati-hati loh, kalau Tuhan murka karena berisik, kemudian menyentil pakai ujung kuku dikit saja, bisa habis itu gigi.

Dan kiranya orang macam Novel ini terlalu terbawa euforia, mengingat saat itu sedang dihadapan emak-emak dan dia merasa paling ganteng sendiri. Mana dia masih membawa aura kata penistaan agama di depan relawan itu. Lucu, sekarang kok bicara penistaan agama? Nenek hamil juga saat ini tahu, kalau dulu hanya digoreng untuk kepentingan politik. Sudah basi tapi tetap dimakan sama novel dan kawan-kawannya.

Tapi bagaimana pun pilpres bukan pilgub. Beda jauh. Dulu ketika di DKI Jakarta boleh kelompok P‘A ini merasa jumawa karena di rumah sendiri. Dan Ahok dikepung dari segala penjuru. Dan tak dapat berbuat apa-apa karena tersandera oleh keadaan. Kalau ingat jadi kasihan.

Dan di pilpres 2019 saat ini kalau masih juga berusaha jual surga dan neraka bakal jadi bahan tertawaan seluruh dunia. Dan yang ditertawakan pasangan Prabowo-Sandi karena ulah pendukungnya yang cap P’A itu. Jika tak diingatkan timses Prabowo-Sandi bisa jadi bomerang.

Belum perlawanan dari dalam negeri sendiri. Sebagian besar umat muslim yang memiliki adab dan akal sehat, bakal melawan menggebuk beramai-ramai. Apalagi ada banser sang penjaga ulama yang jumlahnya 2 juta orang itu, sedang dari umat Nahdliyin ada 90 juta orang. Makin kian terkencing-kencing.

Maka tak ayal suara Prabowo-Sandi tinggal satu digit saja. Gigit jari jadinya. Jari kaki, kakinya gajah. Gajahnya kaget mancal muka Novel. Dan gosonglah itu jidat sampai hayat.

Sumber:
https://seword.com/politik/dijual-murah-produk-surga-dan-neraka-pedagangnya-pa-212-ne7FuQdxh

No comments:

Post a Comment