Breaking

Tuesday, October 9, 2018

Polisi menggerebek prostitusi online sekaligus layanan telepon seks (phone seks)


NEWSWinBigLose.COM, Banten – Polisi menggerebek prostitusi online sekaligus layanan telepon seks (phone seks) di Tangerang.


Selain mengamankan wanita pemilik bisnis esek-esek berinisial RZ (20), polisi juga mengamankan empat wanita lainnya yang melayani pembicaraan erotis dan desahan melalui telepon tersebut.

Keempat wanita anak buah RZ masing-masing berinisial Sis, At, Tat, Sit. Mereka pun digelandang ke Mapolres Metro Tangerang.

Dalam pemeriksaan polisi terungkap, bisnis haram yang dikelola RZ ini telah beroperasi selama 5 tahun. Keuntungan didapat dari menyedot pulsa pelanggannya.

“Dari keterangan pelaku, bisnis ini sudah beroperasi lebih dari lima tahun,” kata Kapolres Metro Tangerang, Kombes Harry Kurniawan, kepada wartawan seperti dilansir merdeka.com, Rabu (10/10/2018).


Kombes Harry mengatakan, keuntungan pelaku terbilang lumayan. Mereka menyedot pulsa penelepon yang terprogram dari nomor premium 0809. “Nomor premium ini nyedot pulsa pelanggan, biaya percakapan itu sebesar Rp 100 ribu untuk komunikasi kurang dari satu menit,” terangnya.

Menurutnya, selain melayani pembicaraan erotis, para wanita operator phone sex di Tangerang itu juga bisa diajak kencan. Tarifnya kencan dengan para wanita itu sesuai kesepakatan.

Salah seorang wanita yang diamankan mengaku, setelah mendesah-desah memuaskan pelanggannya, mereka tak jarang diajak ketemuan dan melakukan kencan singkat.
“Biasanya tergantung tamu mau telepon aja atau bisa ketemuan habis telepon. Ya kalau lewat telepon kita rangsang tamu sampai selesai,” ujarnya.

Bisnis haram ini terbongkar ketika anggota Satreskrim Polres Metro Tangerang mendapatkan pesan singkat dari pelaku RZ.

Kombes Harry, isi pesan tersebut berisikan ajakan untuk melakukan telepon seks dari nomor telefon premium diawali dengan angka 0809. “Mereka menyebarkan nomor itu (0809) ke seluruh nomor secara acak, salah satunya nomor yang disebarkan itu yaitu nomor anggota kami,” ujarnya.


Mendapati pesan tersebut pada 28 September 2018, polisi langsung menyamar sebagai pria hidung belang untuk menjaring pelaku para pelaku.

Saat ditelfon, polisi mendengar suara salah satu operator premium mengaku bernama Sandra. Usai melakukan percakapan, petugas pun melakukan perjanjian dengan wanita tersebut di salah satu hotel di kawasan Narita, Cipondoh.

“Kami mentransfer uang senilai Rp 300 ribu sebagai penyakin untuk ketemu dan setibanya di hotel kami melakukan transaksi Rp 1 juta dan langsung melakukan penangkapan terhadap wanita itu,” terangnya.

Dari pengembangan, petugas mendapati sarang jaringan prostitusi online tersebut yang berlokasi di Ruko Mutiara Karawaci Blok D26, Kelurahan Bencongan, Kecamatan Kelapa Dua, Tangerang Selatan.

Di sana, petugas mengamankan lima wanita operator yang sedang melayani pelanggan, serta menangkap RZ yang bertugas sebagai penyebar pesan singkat melalui internet dan hanphone menggunakan sebuah laptop.(medansatu.com/merdeka.com)

Sumber:
https://medansatu.com/berita/46450/pelanggan-dirangsang-lewat-desahan-pengakuan-operator-telepon-seks-bikin-ngilu/3/

No comments:

Post a Comment