Breaking

Tuesday, October 2, 2018

Terciduk, Ratna Sarumpaet Jalani Oplas Di RS Bina Estetika Jakarta


NEWSWinBigLose.com - Ternyata sandiwara penganiayaan sampai lebam seperti dihajar atlet tarung bebas MMA yang dialami Ratna di bandara Bandung terkuak sudah. Lebam yang dikira akibat penganiayaan itu ternyata adalah penampakan ketika dia berada di Rumah Sakit Bina Estetika di Menteng, Jakarta.

Kepolisian di Bandung sudah menyisir semua RS di Bandung tapi nihil. Pengecekan ke Bandara di Bandung juga sudah dilakukan intensif. Lagi-lagi tak ada bukti kunjungan dan penampakan si Ratna Sarumpaet di sana.

Polda Metro Jaya akhirnya bergerak dan melakukan penyelidikan. Faktanya mengejutkan, ada beberapa fakta yang valid dan sahih soal keberadaan Ratna yang ternyata tidak ke Bandung apalagi ke Bandara dan RS di Bandung.

Pertama, dari data telepon, Ratna sejak 20-24 September berada di Jakarta. Nah, jadi dia ternyata tidak ke luar kota dari tanggal 21 yang disebutkannya dia mengalami pemukulan dan dimasukkan dalam mobil.

Kedua, fakta lainnya yang lebih mencengangkan, hasil pengecekan CCTV, Ratna ada di RS Bina Estetika, sebuah rumah di Menteng, Jakarta Pusat, yang biasa menangani bedah plastik dan umum.

Ada sosok seperti dia yang mengenakan jilbab dan dan ditambah interior foto dalam foto di sosme dyang viral itu persis sama dengan interior foto yang ada dalam RS Bina estetika Jakarta.

Ketiga, ada bukti lain yang diungkap polisi, yakni transfer dari rekening Ratna ke rekening RS Bina Estetika lewat kartu debet sebanyak tiga kali. Nah, kalua sudah mendebet berarti dia pasti melakukan perawatan untuk kecantikan di situ. Jangan-jangan langganan lagi di situ!

Keempat, bagian operasional RS khusus bedah RS Bina Estetika ata s nama Farhan dan Dr Inggrid sebagai Manajer khusus RS Bedah Bina Estetika mengakui Ratna dirawat tanggal 21-24 September 2018 dalam rangka operasi plastik.

Terciduk sudah hoaksnya Ratna. Jadi teranglah Ratna dalam fotonya sebenarnya hanyalah akibat tindakan operasi plastik tapi oleh dia direkayasa dan disetting seperti dihajar orang yang katanya menolak ganti presiden dan gaya penganiayaan seperti gaya PKI.

Terkuak sudah kebohongan yang didukung Prabowo, Fadli Zon, Mardhani, Dahnil Simanjuntak, Rachel Maryam, Fahira Idris dan konco-konco mereka. Mereka terbukti mendukung dan menyebar hoaks soal Ratna Sarumpaet.

Ratna ternyata ingin tampil lebih muda dan menarik tapi sayangnya mau dipoles seperti apapun kepribadiannya dan sepak terjangnya itu menjijikkan dan mengerikan. Kehadirannya terus membawa teror di tengah tahun politik ini.



Ratna berhasil mengibuli Prabowo dan tokoh-tokoh oposisi macam Zon termasuk para petinggi Gerindra dan PKS. Semuanya telah masuk jebakan dan pernagkap Ratna yang dengan playing victim berhasil membuat mereka bersimpati.

Di satu sisi Ratna juga berhasil mengaduk-aduk emosi mereka karena Rata berhasil membuat para oposisi itu jadi emosi jiwa dan murka. Segala pernyataan kemarahan Sudha dikeluarkan. Sudah marah-marah tapi ternyata ditipu.

Publik tidak tertipu tapi yahng tertipu mentah-mentah adalah kubu Pemenangan Prabowo-Sandi. Maksud hati Ratna ingin tmapil fresh dan menariki serta memikat tapi malah dia menjerumuskan timses Prabowo-Sandi ke lubang hoaks yang dia buat.

Luka akibat operasi pasti sudah mulai mengering tapi Ratna sudah menyayat kubu Prabowo-sandi itu dari dalam. Hoaks yang dia tebarkan menyeret secara keseluruhan semua kubu oposisi.

Mulai dari Prabowo yang juga sudha termakan hoaks sampai ke barisan pendukung dia medsos. Manuver ratna ini sama saja bunuh diri. Bengkak dan lebam yang bukan penganiayaan itu menjadi obyek penarik kubu oposisi terjebak dalam hoaks politik.

Permainan Ratna sangat tidak cantik, mau cantik dan menarik malah nyungsep sedalam-dalamnya. Apa daya sandiwara dan scenario yang usdha dirancang itu kalah dengan kecanggihan dan gebrakan nynag dilakukan Kepolisian.

Ratyna berpikir Kepolisian zaman sekarang apalagi publik masih seperti di masa tempo dulu yang bias dikadalin sedemikian rupa. Ratna Sarumpaet ternyata salah besar, permainannya terlalu mudah untuk dibongkar dan dirontokkan.

Bagi kubu oposisi, mereka sudah melakukan blunder fatal. Dengan semangat berapi-api mau membela Ratna Sarumpaet tapi apa daya semua hanyalah hoaks Ratna belaka. Nenek ini dengan entengnya mampu meluluhkan hati Prabowo dan Zon untuki memihak dirinya.

Ratna Sarumpaet, selamat, Anda berhasil membohongi junjunganmu dan pejabat sekelas Zon dan Mardhani. Bukti kubu GGerindra dan PKS adalah produsen dan konsumjen hoaks. Inilah aib bagi mereka dan akan menjadi bahan dagelan baik di masa sekarang dan masa yang akan datang.

Terima kasih pula untuk Kepolisian yang mampui bekerja dengan professional membongkar fakta dan hoaks yangb dirancang ratna dan didukung oposisi. Salut dengan Kepolisian dan ditunggu untuk membongkar kasus-kasus lainnya.

Eh #JokowiLagi

Sumber:
https://seword.com/politik/terciduk-ratna-sarumpaet-jalani-oplas-di-rs-bina-estetika-jakarta-lFwzvd4Sp

No comments:

Post a Comment