Breaking

Monday, October 1, 2018

Terkutuklah Mereka yang Kampanye Ganti Presiden di Atas Duka Rakyat Indonesia!


NEWSWinBigLose.com - Air mata warga Sulawesi Tengah belum kering, bantuan belum semua datang, kepedulian pemerintah kepada korban gempa belum rampung, ada sekelompok manusia-manusia yang kampanye ganti presiden. Ketika rakyat Palu masih membutuhkan pertolongan, mereka malah melolong dan terus menerus menjerit dan meneriakkan gerakan ganti presiden.

Mereka menjerit-jerit dan memekikkan suara-suara provokatif di atas air mata warga Palu. Mereka bersorak penuh sukacita. Penulis akhirnya sampai kepada satu kesimpulan, jika orang sudah begitu akut membenci, mustahil untuk mereka berubah. #JokowiLagi

Sulawesi Tengah sedang berduka. Indonesia sedang berduka, kenapa mereka malah melakukan kampanye di Padang? Kenapa? Apa yang menjadi dasar mereka berkampanye dan sambil tersenyum lebar? Kenapa ada orang-orang semacam itu?

Oh Tuhan... Kami melihat murka-Mu tumpah atas orang-orang ini. Kami melihat amarah-Mu nyata bagi Indonesia, melalui keberadaan orang-orang ini. Mereka adalah manusia-manusia yang sudah hilang saraf dan urat malunya.

Tidak ada sedikitpun empati. Tidak ada sedikitpun kepedulian. Bahkan ada beberapa orang dari antara mereka, mengatakan bahwa gempa Palu itu karena ada petingginya yang dikriminalisasi. Ini adalah sebuah ucapan mulut yang begitu jahat. Biadab. Tidak beradab dan berperikemanusiaan.

Agama macam apa yang mereka imani? Pengajaran iman macam apa yang mereka dapatkan? Tidak ada. Semua yang mereka lakukan adalah sebuah bentuk dari kristalisasi kebencian yang sudah membuncah dan memuncak di atas jiwa mereka.

Jiwa mereka tertawan oleh kebencian yang tidak bisa mereka kendalikan. Siapa yang mereka benci? Jokowi. Jokowi? Kenapa orang sebaik itu dibenci separah itu? Sebenarnya hanya satu jawaban. Jokowi adalah orang yang baik.

Semakin Jokowi baik, semakin dirinya dibenci. Tidak heran jika kita membenci Soeharto, karena kelakuannya yang tidak jelas itu. Tapi begitu mengherankan jika kita membenci Jokowi, hanya karena dia adalah orang yang baik.

Ini adalah kegagalan berpikir dari mereka, kaum pendukung Prabowo. Sudah jelas sekali, mereka yang ingin mengganti Presiden adalah mereka yang masuk ke dalam barisan pendukung Prabowo. Secara hukum, tidak ada yang ingin ganti presiden, tapi tidak tahu presidennya siapa.

Indonesia memberikan hanya dua pilihan Jokowi atau Prabowo. Jika ganti presiden Jokowi, maka mereka pemilih Prabowo. Sudah jelas sekali bukan, bahwa mereka ini berafiliasi dengan Prabowo?

Prabowo ini jahat. Ia mendiamkan pendukungnya yang masih tega-teganya berkampanye di tengah-tengah duka rakyat Palu. Gila. Tidak habis pikir.

Demi kekuasaan sementara, mereka menggadaikan dan menjual murah sebuah tragedi bencana alam. Dijamin, jika mereka berkuasa, mereka akan seenak jidat mereka dan membuat Indonesia hancur sehancur-hancurnya.

Bahkan Joko Widodo saja sampai meminta relawan untuk menahan diri dalam berkampanye. Jokowi tahu waktu kapan untuk kampanye, kapan untuk berduka.

Sedangkan pendukung Prabowo? Di atas penderitaan rakyat Palu, mereka masih memekikkan suara-suara untuk ganti presiden. DI mana hati mereka? Ke mana rasa simpati dan empati mereka?

Di mana hati mereka? Tidak tahu. Rasanya hati mereka sudah mengeras, dipenuhi dan diracun, terhisap oleh bisa-bisa mematikan dari sang ular itu. Ular di tubuh pendukung Prabowo itu memiliki bisa yang sangat tajam.

Bisa itu membuat seluruh empedu dan hati manusia beku, tidak ada rasa. Hopeless. Tak berpengharapan. Mereka sudah tertawan dengan setiap kebencian yang mereka bangun sendiri. Bayangkan, mereka hidup di atas ketakutan yang sebenarnya mereka karang-karang sendiri.

Ketakutan mereka akan PKI, sesuatu yang sudah tidak ada itu, menjadi ketakutan yang terus mendarah daging, dipelihara, dan dibuat begitu menakutkan.

Padahal ketakutan itu sudah tidak masuk akal. Justru yang harus ditakutkan saat ini adalah HTI. Ormas yang baru dibubarkan, biasanya masih suka goyang ekor. Kepalanya sudah hancur, tapi ekornya masih bergoyang.

Jangan sampai goyangan ekor itu, bisa menghancurkan Indonesia. HTI mendukung Prabowo. Sudah jelas itu. Tidak perlu dipertanyakan lagi. HTI adalah ormas pendukung Prabowo. HTI dan Prabowo itu berkawan.

Mungkin saja Prabowo tidak mengakui HTI. Tapi HTI dukung Prabowo. Itu adalah fakta yang sama sekali tidak bisa dinafikan. Jadi. Mau Indonesia seperti Suriah? Silakan teruskan ganti presiden itu.

Penulis dan penulis lainnya, pasti #JokowiLagi

Begitulah kutuk-kutuk.

Sumber:
https://seword.com/politik/terkutuklah-mereka-yang-kampanye-ganti-presiden-di-atas-duka-rakyat-indonesia-I0hBwQo2x

No comments:

Post a Comment