Breaking

Thursday, October 4, 2018

Testimoni: “Dulu Saya Dukung Prabowo, Tapi Karena Sebar Hoax, Saya Buang Dia”


NEWSWinBigLose.com - Pengakuan demi pengakuan muncul dari para mantan pendukung Prabowo. Banyak orang yang kaget melihat bagaimana Prabowo yang dianggap negarawan adalah penyebar hoax. Manusia ini benar-benar tidak bisa diandalkan.

Beberapa politisi besar pun sudah berpindah. Salah satunya Faizal Assegaf. Bagaimana kisah Faizal dan beberapa orang lainnya?

Mari kita simak beberapa pengakuan-pengakuan yang benar-benar keluar dari dalam hati mereka, dan benar-benar menyentuh. Kita tahu bahwa tidak semua pendukung Prabowo adalah manusia dungu. Ada yang hanya terjebak dengan delusi dan impian mereka. Yuk disimak.

Selama saya berada di barisan Prabowo, banyak dosa, fitnah dan aneka hoax yang kita perbuat demi menyalurkan politik kebencian secara membabi buta. Kasus Ratna Sarumpaet adalah puncak dari kejahatan tersebut. Secara pribadi, saya bersyukur telah insyaf dan memohon maaf kepada Pak Joko Widodo.

Pengakuan-pengakuan ini menjadi sebuah pengakuan luar biasa dari Faizal Assegaf. Orang ini kita tidak tahu apakah jujur atau tidak. Tapi bagaimanapun juga, cuitannya ini adalah senjata yang begitu membumihanguskan seluruh keberadaan Prabowo. Prabowo hancur dan tidak becus.

Ia tidak bisa berbuat apa-apa. Manusia ini benar-benar dungu dan tidak jelas. Manusia ini sudah selayaknya dibuang ke tong sampah. Dia dan Sandiaga Uno, harus dibantai habis.

Orang ini harus dikasuskan. Ia penyebar hoax dan tidak menjadi sosok yang bisa dijadikan teladan. Prabowo Subianto, Sandiaga Uno. Hanum Rais. Fadli Zon. Fahri Hamzah, Rocky Gerung. Ferdinand Hutahaean. Sebut siapa lagi?

Mereka ini membuat gaduh. Penuh kebencian. Kebencian yang benar-benar memuncak, membuncah dan menyentor dari kepala mereka kepada Jokowi, adalah kebencian yang paling tidak bisa ditoleransi. Kenapa? Karena mereka menebar kebencian.

Mereka merusak. Mereka menyebarkan hoax. Bahkan para pendukungnya sampai kabur. Pendukungnya guncang. Beberapa guncangan membuat pendukungnya terhempas. Kenapa? Karena nalar mereka terganggu. Hati nurani mereka terusik.

Bayangkan saja ketika Jokowi dan para jajaran kementeriannya menjadi orang yang super sibuk mengurus Palu dan Donggala, orang ini malah berkutat dengan hoax, hoax dan hoax. Berita bohong, berita bohong dan berita bohong.

Jika kita bisa jelaskan apa itu Prabowo. Mungkin ini yang paling bisa menjelaskan. Prabowo adalah penipu yang ditipu oleh penipu, sehingga si penipu itu tidak sadar bahwa dia ditipu oleh penipu yang ada di dalam koalisi tipu-tipu itu. Apakah kalian tertipu dengan kalimat tipuan ilusi mata dari penulis yang bukan penipu?

Indonesia tidak butuh penyebar hoax. Bayangkan saja jika Indonesia dipimpin oleh orang yang suka nipu. Bayangkan jika gerombolan Prabowo, Sandi, Anies, Hanum, Zon, Rachel, Fahri, Amien, Ferdinand, Gerung, Sarumpaet, Dahnil dan berbagai manusia gerombolan kardus plastik itu memimpin Indonesia. Mau jadi hancur Indonesia.



Bahkan di ILC, Sarumpaet pun pernah mengatakan tentang hoax dan dia menyindir tentang kubu Jokowi yang menyebarkan hoax. Menggelikan. Menjijikkan. Prabowo pun malah tidak kalah menjijikkan, bahkan jauh lebih menjijikkan lagi, ketika ia menyebarkan hoax.

Sebenarnya apa itu hoaks?

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, ‘hoaks’ adalah ‘berita bohong.’ Dalam Oxford English dictionary, ‘hoax’ didefinisikan sebagai ‘malicious deception’ atau ‘kebohongan yang dibuat dengan tujuan jahat’. Sayangnya, banyak netizen yang sebenarnya mendefinisikan ‘hoax’ sebagai ‘berita yang tidak saya sukai’.

‘Hoax’ atau ‘fake news’ bukan sesuatu yang baru, dan sudah banyak beredar sejak Johannes Gutenberg menciptakan mesin cetak pada tahun 1439. Sebelum zaman internet, ‘hoax’ bahkan lebih berbahaya dari sekarang karena sulit untuk diverifikasi.

Apa saja konsekuensi membuat dan menyebarkan berita menyesatkan?

1. Membuat masyarakat menjadi curiga dan bahkan membenci kelompok tertentu

2. Menyusahkan atau bahkan menyakiti secara fisik orang yang tidak bersalah

3. Memberikan informasi yang salah kepada pembuat kebijaksanaan

Sudah jelas kan kalau Prabowo itu membuat hoaks dan benar-benar menjadikan Indonesia sebagai tempat gaduh. Manusia ini memang ingin gaduh dan menjadi sosok yang menguasai Indonesia. Jangan sampai Indonesia ditawan oleh manusia-manusia dungu dan penebar hoaks seperti si Prabowo ini.

Begitulah hoax-hoax.

#CapresHoax #PrabowoCapresCeroboh #JenderalCeroboh #PrabowoCeroboh

Sumber:
https://seword.com/politik/testimoni-dulu-saya-dukung-prabowo-tapi-karena-sebar-hoax-saya-buang-dia-kiH7WRyii

No comments:

Post a Comment